Marquez: Motor saya sempat dipreteli

No comment 72 views

GoaGoal365 Jelang tes pramusim Malaysia, Marc Marquez menceritakan bagaimana proses pemulihan cedera bahunya, yang berlangsung sejak Desember tahun lalu.

Setelah dua bulan rehat, paddock MotoGP kembali disibukkan persiapan jelang musim 2019, begitupun Marquez, sang juara bertahan. Namun, The Baby Alien tidak menghabiskan masa liburnya dengan bersantai.

Pembalap Spanyol itu fokus memulihkan cedera bahu yang dideritanya sepanjang 2018, dan kambuh saat MotoGP Jepang, di mana ia memastikan gelar ketujuh.

“Saya tak pernah melewatkan satu hari pun sejak kami mulai (proses pemulihan), 11 Desember. Saya berlatih dua setengah jam pagi hari, dan juga sore harinya,” ungkap Marquez.

“Kami tidak berlatih hanya tanggal 24-25 Desember, dan juga 31 Desember serta 1 Januari. Hal paling sulit adalah secara psikologis, tiap kali saya bangun pagi hari saya sedikit mengantuk.

Selama proses pemulihannya, Marquez didampingi fisioterapis Carlos Garcia, yang pindah ke Cervera khusus untuk merawat The Baby Alien.

Ada cerita unik selama pemulihan Marquez, Garcia mengaku kesulitan menahan hasrat Marquez untuk kembali mengendarai motor. Ia bahkan harus mempereteli motor pembalap Spanyol itu.

“Ada hari di mana ia tampak sangat sabar, khususnya pada fase awal pemulihan. Namun, saat penyangga bahunya terlepas, ia menjadi semakin gelisah,” papar Garcia.

“Dan saya katakan ‘tidak, Anda tidak bisa melakukannya, jangan gerakkan bahu Anda.’ Ia harus dihentikan, karena jika tidak ia mungkin sudah mengendarai motor sejak 7 Januari, ia hanya ingin mengendarai motor!

Marquez menyela Garcia, dan menambahkan: “Mereka mencopot roda motor saya.”

Garcia lalu melanjutkan omongannya: “Saya diperintah untuk mempreteli motornya. Saat ia berjalan menuju gym dan melewati motornya, ia menaikinya dan membuat suara seolah-olah ia sedang ada di lintasan, itu cukup menggambarkan bagaimana ia sangat ingin kembali mengendarai motor.”

Penantian itu kini telah berakhir, besok Marquez akan kembali menunggangi RC213V kesayangannya pada tes pramusim Sepang. Pun demikian, pembalap Spanyol itu kemungkinan tak akan memaksakan kondisinya.

“Sampai saya mengendarai motor MotoGP, saya tak tahu bagaimana progres saya. Saya sadar bahwa kualitas lebih penting dari jumlah putaran, Anda harus menghindari tendinitis (pembengkakan tendon) atau semacamnya,” terangnya.

“Saya juga sadar bahwa jika saya tak bisa melakukan banyak putaran saat tes, itu hanyalah tes. kami semua meninggalkan Malaysia tanpa poin. Saya harus berhati-hati dan tidak membuang waktu pemulihan, dua bulan di mana saya sangat sabar,” tandas Marquez, yang akan didampingi pembalap tes, Stefan Bradl di Sepang.

author
No Response

Leave a reply "Marquez: Motor saya sempat dipreteli"