Saran Legenda MotoGP untuk Valentino Rossi

No comment 156 views

Goalgoal365 – Peraih 15 kali juara dunia balap motor, Giacomo Agostini, akui turut susah lihat Valentino Rossi yang 3x tidak berhasil finish dengan berturut-turut pada MotoGP 2019.

Sesudah terjatuh di Mugello, Italia, The Doctor tertabrak Jorge Lorenzo di Catalunya, Spanyol. Kemudian, dia terjatuh di Assen, Belanda akhir minggu kemarin.

Tidak hanya permasalahan grip serta elektronik Yamaha YZR-M1 yang tidak segera beres semenjak 2017, Agostini menyebutkan jika Rossi tengah jalani saat-saat kritis. Walau bisa menyadari jika Valentino Rossi masih merasakan suka jalani balapan di MotoGP, Ago merasakan telah waktunya Rossi mulai pikirkan hari esok.

“Vale sudah lakukan apa yang dapat dia kerjakan. Tetapi sekarang ini dia tidak dapat bertahan di muka, serta ini menimbulkan banyak permasalahan. Waktu akan berlalu buat kebanyakan orang. Sama dengan Maradona, Cassius Clay, serta saya. Bila tidak, saya pasti akan masih balapan saat ini,” papar Ago lewat QS seperti yang diambil Tutto Motori.

Agostini juga mengaku, jika ketetapan pensiun pasti benar-benar susah diambil oleh semua olahragawan. Walau demikian, dia meyakini seseorang pembalap sekaliber Rossi harus betul-betul masak pikirkan waktu depannya.

Dia meyakini, bila ‘kesenangan’ ini terus menerus diteruskan, karena itu Valentino Rossi akan alami trauma psikologis yang cukup kronis nanti. Agostini mengatakan ini, sebab dia mendapatkan pengalaman sama.

“Waktu merasakan tidak dapat menang , saya putuskan pensiun satu pekan sesudahnya. Peristiwa itu membuat trauma, serta saya meyakini trauma Vale nanti semakin lebih besar. Saya menangis sepanjang tiga hari selesai balapan paling akhir saya. Beberapa tahun berlalu, selanjutnya Anda akan mengetahuinya serta mulai berpikir,” katanya.

Valentino Rossi telah berumur 40 tahun. Dia diyakinkan akan turun di MotoGP, paling tidak sampai akhir 2020. Walau paceklik kemenangan semenjak MotoGP Belanda 2017, dan belum juga juara dunia semenjak 2009, pembalap Italia itu belum tunjukkan pertanda ingin pensiun.

Bukti jika Rossi tidak muluk mengincar gelar dunia ke-10, serta malah cuma ingin rasakan sensasi kemenangan semata-mata, membuat Agostini semakin kuatir.

“Walau tidak menang, dia masih suka finish di tempat 4 atau 5. Vale benar-benar menyukai balapan, tetapi ini malah membuat alami peristiwa susah semacam ini. Kami semua ingin tetap jadi nomer satu, tetapi beberapa lawan sangat kuat. Vale mungkin dalam waktu kritis, tetapi apa dia masih dapat menang? Siapa tahu?” katanya.

Mendekati MotoGP Jerman di Circuit Sachsenring akhir minggu kelak, Rossi masih ada di rangking 5 pada klassemen pembalap dengan koleksi 72 point. Dia cuma menang 5 point dari Fabio Quartararo di rangking 5, serta cuma menang 7 point dari sang tandem, Maverick Vinales.

author
No Response

Leave a reply "Saran Legenda MotoGP untuk Valentino Rossi"